• 1.jpg
  • 2.jpg
  • 3.jpg
  • 4.jpg

Pelaksanaan Rakornas Pengendalian Gratifikasi 2016

Peserta Rakornas Pengendalian Gratifikasi 2016 Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Gratifikasi 2016 dilaksanakan pada 31 Oktober s.d. 3 November 2016 di Hotel Aston Bogor. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Gratifikasi Deputi Bidang Pencegahan KPK RI dengan dihadiri peserta sebanyak 130 orang terdiri dari ketua dan anggota Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) dari 28 kementerian/lembaga/organisasi/pemerintah daerah (KLOP).

Tujuan dilaksanakannya Rakornas Pengendalian Gratifikasi adalah untuk meningkatkan fungsi dan peran UPG serta memperkuat sinergi pencegahan korupsi melalui penguatan sistem dan pengendalian gratifikasi.

Rangkaian Rakornas Pengendalian Gratifikasi terbagi menjadi 5 sesi utama, yaitu Diskusi Seputar Gratifikasi (Gratification Update), Team Building (outbound), workshop, Diskusi Penguatan Pengendalian Gratifikasi, dan Seminar Membangun Spirit Perjuangan Melawan Gratifikasi.

Read more: Pelaksanaan Rakornas Pengendalian Gratifikasi 2016

Prakonvensi SKKNI Bidang Penyuluhan Antikorupsi

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendapatkan undangan dari Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK RI untuk hadir dan membahas Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Penyuluhan Antikorupsi yang dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 25 s.d. 26 Juli 2016 di Hotel Harris, Tebet, Jakarta Selatan. Prakonvensi ini dihadiri sedikitnya 100 orang peserta dari 41 Kementerian/Lembaga/Organisasi/Pemerintah Daerah (KLOP).

KPK memandang perlu menyusun SKKNI ini sebagai upaya pencegahan korupsi dengan melibatkan seluruh elemen bangsa sesuai dengan kedudukan dan kapasitas masing-masing dengan melihat besarnya kebutuhan masyarakat akan pembelajaran antikorupsi yang sistematis, efektif, tepat sasaran dan terukur sehingga dapat berperan dalam pemberantasan korupsi. Untuk itu KPK perlu menyediakan materi dan panduan pembelajaran antikorupsi yang dapat dijadikan sebagai rujukan bagi masyarakat dalam melaksanakan pembelajaran antikorupsi secara mandiri dan untuk memastikan agen-agen perubahan dari berbagai elemen bangsa (penyuluh) memiliki kompetensi untuk melakukan penyuluhan secara efektif.

Pelaksanaan Workshop Pembangunan Budaya Integritas KKP

Workshop Pembangunan Integritas KKP

Pada tanggal 1 dan 2 Maret 2016, Inspektorat V Itjen KKP dan UPG KKP bersama KPK RI melaksanakan kegiatan Workshop Pembangunan Budaya Integritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Hotel Aston Bogor, Provinsi Jawa Barat. Workshop dihadiri oleh 45 orang peserta Pejabat Eselon I dan II lingkup KKP dengan narasumber dari KPK RI. Tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka menindaklanjuti terbentuknya Komite Integritas KKP dan rancangan peraturan Menteri KP tentang Pedoman Teknis Pembangunan Budaya Integritas KKP. Dalam kesempatan ini narasumber memberikan materi training of trainer (ToT) Budaya Integritas bagi para Pejabat Eselon II yang baru dilantik, sehingga diharapkan dapat menjadi Tunas Integritas (TI) yang baru bagi KKP dalam rangka memenuhi kuota TI KKP sesuai teori Pareto.

Sesuai dengan tujuannya, kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini telah dapat menelurkan Keputusan Menteri KP Nomor 11/KEPMEN-KP/2016 tentang Komite Integritas Kementerian Kelautan dan Perikanan serta draf akhir dari Rancangan Peraturan Menteri KP Pedoman Teknis Pembangunan Budaya Integritas KKP.

Komite Integritas (KI) yang bertugas mewujudkan terbangunnya integritas di KKP beranggotakan para Pejabat Eselon I dan II di lingkup KKP. Dalam melaksanakan tugasnya, KI akan bekerja sama dengan TI KKP dan seluruh pegawai lingkup KKP untuk mewujudkan KKP yang berintegritas.

Workshop Kolaborasi Tunas Integritas Nasional I Tahun 2016

Workshop Kolaborasi TI Nasional I 2016

Kegiatan rutin Tunas Integritas berupa Workshop Kolaborasi Tunas Integritas Nasional dilaksanakan di Mandiri University Campus, Banjarmasin selama tiga hari yaitu pada tanggal 14 s.d. 16 Maret 2016. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama KPK RI dengan TI sebagai tindak lanjut dari Workshop Tunas Integritas sebelumnya pada Tahun 2015 yang dilaksanakan di Kabupaten Badung, Provinsi Bali dan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang bertajuk Workshop Kolaborasi Tunas Integritas Nasional I Tahun 2016 ini dihadiri oleh 47 Kementerian/Lembaga/Organisasi/Pemerintah Daerah (KLOP) di antaranya terdapat 29 KLOP baru yang bergabung dalam gerakan pembangunan budaya integritas nasional.

Read more: Workshop Kolaborasi Tunas Integritas Nasional I Tahun 2016

Workshop Tunas Integritas II: Kolaborasi Tunas Integritas Nasional

Kolaborasi TI II SemarangWorkshop Pematangan Konsep dan Panduan Sistem Integritas (Kolaborasi Tunas Integritas Nasional II) dilaksanakan pada 24 s.d. 27 Agustus 2015 di Hotel Grand Candi, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 30 Kementerian/Lembaga/Organisasi/Pemerintah Daerah (KLOP) dan dibuka oleh Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo.

Kegiatan Workshop ini merupakan kegiatan lanjutan dari Kolaborasi Tunas Integritas Nasional I di Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada bulan Februari 2015. Kegiatan ini bertujuan mematangkan konsep sistem integritas yang telah dibangun di masing masing KLOP yang nantinya diharapkan dapat menjadi Indonesia Corporate University (I-CorpU) yang disepakati yang akan mengadakan konvensi tingkat nasional.

Pada kegiatan tersebut, setiap KLOP melakukan self assessment menggunakan Integrity Dashboard yang terdiri dari 7 level penilaian, yaitu: Level of Engagement, Tunas Integritas, Level of Sharing, Level of Assurance, Level of Alignment, Komponen Sistem Integritas, dan Komite Integritas. Hasil self assessment Integrity Dashboard pada KKP yang disusun saat pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai berikut:

 

Read more: Workshop Tunas Integritas II: Kolaborasi Tunas Integritas Nasional
  •  Start 
  •  Prev 
  •  Next 
  •  End 

Page 1 of 4

Klik tombol berikut untuk mengunduh hardcopy Formulir Pelaporan Gratifikasi: